Masukan Username Dan Password, Jika bukan Member Anda Bisa Mendaftar... ^^V Dari Pada bengong Di luar gak bisa liat isi forum.... yukz Daftar.... Gratis Kok!!!



 
IndeksPortalPendaftaranLogin
Hai Imut'z..... Jadi VIP yuk'z dengan cara donasi Biar imut'z Bisa selalu Hidup wat kamu.... Minat Hubungi Admin Devil....
Untuk Member tolong jangan junk demi GB Post... baca rules sebelum posting.... untuk momod dan staff, tolong bantu jaga kerapian forum.... postingan yg tidak ada hubungannya dengan topik tolong di hapus.... terima kasih.... Ttd Admin Imut'z

Share
 

 Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!

Go down 
PengirimMessage
aulya

aulya

Jumlah posting : 121
Join date : 23.11.10
Age : 23
Lokasi : Imutz.net

Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Empty
PostSubyek: Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!    Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Icon_minitime2010-12-31, 12:38

PROBOLINGGO -- Meski statusnya sudah turun dari Awas menjadi Siaga, Bromo terus menggeliat. Belum ada tanda-tanda gunung itu bakal mereda. Untuk itu masyarakat dihimbau untuk tidak merayakan Tahun Baru di tempat wisata eksotik Jatim tersebut.

Pagi ini, Jumat (31/12), Bromo terus mengeluarkan asap pekat. "Kepulan asap kelabu setinggi 600 hingga 800 meter, condong ke Timur dan Timur Laut," kata Indrasto dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Jumat pagi.

Bromo juga masih terus mengeluarkan abu vulkanik. Terkait abu yang terus keluar dari kawah Bromo, Indrasto meminta masyarakat di sekitar ‘Gunung Brahma’ ini terus memakai masker untuk menghindari gangguan kesehatan.

"Abu di atap-atap rumah juga dibersihkan, beberapa hari ini ada rumah-rumah yang roboh," kata dia.

Terkait peringatan malam tahun baru 2011 yang biasanya dirayakan di Bromo, Indrasto memperingatkan, daerah lontaran material vulkanik Bromo berada dalam radius 2 kilometer. Pengunjung hanya dibolehkan sampai Cemoro Lawang. "Hujan abu kemarin, jalan menuju Bromo diselimuti abu vulkanik, licin," kata dia.

Dihubungi terpisah, staf Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Nomo mengatakan, saat ini status Bromo masih siaga dan terus ‘batuk’. "Jangan dulu ke Bromo malam tahun baru ini," kata dia.

Aktivitas Bromo sempat mengagetkan warga. Rabu (29/12) malam, gunung ini kembali memuntahkan abu disertai batu pijar. Bahkan, suara menggelar membuat 60 warga Ngadirejo mengungsi ke kantor Kecamatan Sukapura.

Selain sempat mengganggu penerbangan perdana ke Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, abu vulkanik Gunung Bromo juga mematikan sejumlah ternak di Kota Probolinggo yang berjarak sekitar 45 km dari gunung aktif itu.

‘‘Sudah ada laporan, dua sapi terkena dampak abu Bromo. Seekor sapi mati, satu lagi kelenger,” ujar Ketua Komisi C DPRD Nasution. Juga dilaporkan juga sekitar 2.000 meter persegi areal tanaman sawi yang ditanam warga di Mangunharjo rusak.

Selain itu, warga melaporkan banyak ayam mati karena abu Bromo. ‘‘Sebanyak 12 ekor ayam tetangga saya juga mati akibat abu Bromo,” ujar Agus, warga Kel. Pilang, Kec. Kademangan, Rabu (29/12).

Awalnya pemilik ayam itu tidak percaya abu Bromo sebagai penyebab kematian ayam-ayamnya. Setelah tembolok ayam yang mati dibelah, di dalamnya penuh abu Bromo yang berwarna hitam.

Terkait guyuran abu Bromo, Komisi C dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, dan RSUD menggelar dengar-pendapat (hearing), Rabu (29/12). ‘‘Kami minta agar BPBD mengoordinasikan satker-satker lain dalam menghadapi hujan abu Bromo yang melanda Kota Probolinggo sejak seminggu lalu,” ujar Nasution.

Politisi PDIP itu menilai pembagian masker kepada masyarakat belum efektif dari segi jumlah dan distribusi. ‘‘Harus diingat, jumlah penduduk Kota Probolinggo 216.000, sementara masker yang sudah dibagikan 90.000 buah,” ujarnya.

Ternak saja bisa mati dan kelenger akibat abu Bromo, karena itu kesehatan masyarakat harus mendapat perhatian.

BPBD sendiri mengaku masih mempunyai stok 27.000 masker dan 12.000 masker cadangan di Puskesmas-Puskesmas. “Jumlah masker yang telah dibagikan belum memadai. Harus diingat masker yang dibagikan hanya sekali pakai, berarti masyarakat perlu banyak masker lagi,” ujar Tommy W.P., anggota Komisi C.

Tommy mengusulkan agar pembagian masker dilakukan melalui RT/RT dan sekolah. “Soalnya masih banyak warga di pelosok-pelosok kampung, juga anak usia sekolah tidak pakai masker,” ujarnya.

Kepala BPBD Bambang Sulistyo sempat mengeluhkan tiadanya dana bagi penanggulangan dampak akibat abu Bromo. “Saya belum tahu apakah dana darurat pada APBD 2010 masih ada. Yang jelas pada APBD 2011 mendatang dipatok Rp 3 miliar,” ujarnya.

Sesuai Perda 15/2009, kata Nasution, dana darurat bisa digunakan untuk menyantuni warga yang terkena dampak bencana alam seperti semburan abu vulkanis Gunung Bromo. “Seperti halnya korban banjir, warga yang ternaknya mati atau tanamannya rusak akibat abu Bromo berhak mendapatkan kompensasi,” ujarnya.

Usai hearing, Komisi C pun mengecek ternak warga yang terkena abu Bromo. Di antaranya, ternak sapi milik Sunanto, warga Kel. Kebonsari Wetan dan sapi milik warga Sumberwetan. Anak sapi milik Sunanto masih hidup meski tidak bisa berdiri. Bebebepa menit setelah Komisi C pulang, sapi milik Sunanto mati. Sumber : Surabaya Post Online
Kembali Ke Atas Go down
http://aulyha.blogspot.com
Dexterine

Dexterine

Jumlah posting : 295
Join date : 24.11.10
Age : 24
Lokasi : Jambi

Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Empty
PostSubyek: Re: Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!    Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Icon_minitime2011-01-15, 23:20

hahahahaha
Kembali Ke Atas Go down
Tamu
Tamu



Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Empty
PostSubyek: Re: Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!    Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Icon_minitime2011-02-01, 14:47

Dexterine wrote:
hahahahaha
Smile Smile Smile Very Happy Very Happy Very Happy
Kembali Ke Atas Go down
Sponsored content




Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Empty
PostSubyek: Re: Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!    Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!   Icon_minitime

Kembali Ke Atas Go down
 
Malam Tahun Baru Jangan ke Bromo!
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
 :: News N Hot Topic :: Berita Terkini-
Navigasi: